Jumat, 15 Desember 2023

Agribisnis sebagai Peluang di Era Modern

 





Agribisnis mengacu pada kegiatan yang timbul dari operasi pertanian yang saling terkait yang mencangkup satu atau seluruh rantai produksi, mulai dari pengadaan, pelaksanaan, pemasaran, hingga proses penyaluran yang dihasilkan dari kegiatan bisnis tani yang terkait dengan satu sama lainnya. Agribisnis mempunyai fungsi yang beragam, antara lain mengatur dan mendistribusikan media atau sarana produksi, melakukan usaha budidaya, pembinaaan budidaya, pengolahan produk, pemasaran produk, dan pendistribusian produk.

Potensi agribisnis di Indonesia menjadi tulang punggung atau hal utama revitalisasi pertanian, seperti ketahanan pangan dan kedaulatan pangan. Sektor pertanian yang mengelolanya adalah agribisnis. Saat ini pangan dan energi saling bersaing. Bagaimana menentukan mana yang menawarkan potensi pangan, pakan, atau energi. Kita harus menciptakan pangan dan memperluas pasar, memuasakan konsumen, dan mengatur transportasi.

Prospek kerja agribisnis sangat luas, diantaranya yaitu

  • Konsultan pertanian
Konsultan harus mampu memandu pengelolaan Sumber Daya Manusia di sektor pertanian serta bagaimana cara mengelola keuangan.
Pioneer LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat)
Melalui Lembaga Swadaya Masyarakat membantu mengembangkan pertanian, selain itu LSM  dapat mendengar permasalahan yang dihadapi petani  dan dapat membantu secara langsung dengan memberi solusi.
  • Instansi Pemerintahan
Dengan Bekerja di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) anda meningkatkan kesejahteraan masyaarakat dengan mengedukasi masyarakat tentang cara pengelolaan pertanian.

  •  Dosen

Seorang instruktur identik dengan kemampuan mengajar dan menyampaikan materi di depan kelas, dan instruktur harus  berdedikasi dalam menyampaikan pengetahuan. 
  •  Enterpreneur
Jurusan agribisnis dirancang agar lulusannya bisa menjadi wirausaha.  Sebagai pengusaha agribisnis harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masayarakat di sektor pertanian.

 

Agribsinis merupakan salah satu jenis usaha yang menarik saat ini. Bagi yang masih ragu untuk memulai bisnis, berikut beberapa manfaat yang bisa anda dapatkan dari memulai bisnis di sektor pertanian.

  1. Membantu memberdayakan masyarakat kelas menengah dan bawah, terutama di sejumlah desa terpencil yang masyarakatnya belum sejahtera.
  2. Sumber pendapatan. Agribisnis dapat menjadi sumber penghasilan tetap, terutama jika dikelola dengan baik dan memilih tanaman yang banyak peminatnya.
  3. Menjalankan usaha dengan tetap menjaga alam.  Praktik agribisnis berkelanjutan membantu melestarikan lingkungan, seperti penggunaan metode pertanian organik atau teknik irigasi yang efisien

Dari penjelasan mengenai manfaat usaha agribisnis di atas, mungkin ada yang mulai tertarik untuk terjun di dunia agribisnis. Nah,  mari kita cari tahu apa saja contoh usaha agribisnis yang dapat diterapkan.

Beberapa contoh usaha agribisnis sebagai berikut:

  1. Budidaya tanaman hias
  2. Usaha Hidroponik
  3. Menjual bibit tanaman
  4.       Menjual sayur mayur organik
  5.     . Budidaya tanaman obat

Secara keseluruhan, pertanian menawarkan prospek lapangan kerja yang beragam dan menarik. Lulusan agribisnis mempunyai peluang untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan  industri yang berkelanjutan. Dengan keterampilan yang tepat, anda dapat berperan penting dalam memenuhi permintaan pangan dan sumber daya alam dunia. Melalui blog ini, diharapkan dapat memberikan informasi seputar agribisnis dan memberikan wawasan dan inspirasi bagi pembaca yang tertarik dengan perkembangan terbaru dalam bidang agribisnis.


 

 

Rabu, 25 Oktober 2023

Pertanian Modern di Indonesia

 

Halo semuanya! taukah kamu bahwa Indonesia telah mengalami banyak perubahan di bidang pertanian? dan taukah kamu apa tujuan dari pertanian modern? yuk kita simak penjelasan dibawah ini.



Pertanian modern Indonesia kini dianggap maju dan banyak mengalami perubahan. Pertanian seringkali dikaitkan dengan cara-cara lama yang menggunakan alat-alat tradisional, namun jika dilihat dari masa ke masa, kehebatan pertanian Indonesia tidak lepas dari keterbukaannya terhadap teknologi dan lambatnya ditinggalkannya cara-cara tradisional. Tenaga manusia di bidang pertanian tidak lagi memerlukan penggunaan hewan atau alat-alat sederhana, namun digantikan oleh berbagai alat-alat baru yang lebih maju dan modern.

Tujuan pertanian modern adalah jalan menuju kesuksesan modern di Indonesia. Jika hasil panen meningkat maka dianggap berkembang. Di Indonesia sendiri, penggunaan pupuk dan pestisida kimia merupakan bagian dari Revolusi Hijau, yaitu proyek ambisius Orde Baru untuk meningkatkan produksi pertanian dengan menggunakan teknologi modern. Optimalisasi hasil pertanian Konsep pertanian modern tidak hanya mementingkan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dan upaya perkembangbiakan spesies budidaya, namun lebih fokus pada bagaimana mengoptimalkan pertanian untuk menghasilkan pangan yang berkualitas. Yang benar-benar menarik perhatian pada hasil panen adalah kualitas dan kuantitasnya.Selanjutnya menggabungkan konsep yang ada merupakan upaya untuk meningkatkan teknologi pertanian dilakukan agar pertanian dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Dan pengembangan konsep pertanian yang digunakan saat ini terjadi dengan menggabungkan dua konsep asli yang seolah-olah bekerja secara mandiri.

Revolusi 4.0 pada sektor pertanian menerapkan metode “Smart Agriculture Precision Agriculture” yang secara umum terbagi dalam dua arah utama yaitu pertanian cerdas dan pertanian presisi. Pertanian cerdas adalah penggunaan platform yang terhubung dengan perangkat teknologi berupa tablet atau ponsel untuk mengumpulkan informasi lapangan (status nutrisi tanah, kelembaban udara, kondisi cuaca, dll) dari perangkat yang ditempatkan di lahan pertanian. Pertanian presisi merupakan suatu metode yang lebih memperhatikan penggunaan pupuk dan produk perlindungan tanaman, berdasarkan informasi yang diolah sesuai kebutuhan, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pemberian dosis. Hal ini tentu berdampak baik karena menjaga lahan tetap sehat dan lestari serta membiayai budidayanya. Metode ini mendukung kolaborasi platform berbasis IoT (Internet of Things) dengan alat dan mesin pertanian yang digunakan di lapangan (alsinta) yang digerakkan oleh teknologi untuk didukung dengan peningkatan atau pemutakhiran penggunaan mesin pertanian yang lebih baik.

 

Sumber    : https://paktanidigital.com/artikel/modernisasi-pertanian-pada-era-teknologi-4-0/#google_vignette

Nama                  : Muna Rahmi Halyfa

NIM                    : A1A023028

 


Agribisnis sebagai Peluang di Era Modern

  Agribisnis mengacu pada kegiatan yang timbul dari operasi pertanian yang saling terkait yang mencangkup satu atau ...